Si Ijah adalah wanita idaman ane sejak 4 tahun lalu.
Poninya yang lurus sepanjang tiga meter, senyumnya yang indah seperti gaji di
awal bulan, dan aroma parfum buah duren yang selalu nempel di kepala selalu tak
terlupakan! Yap.. ane jatuh cinta terjadi di hari pertama ane bertemu Si Ijah.
Boleh dibilang ane jatuh cinta pada pandangan pertama. Kayak lirik lagunya J
Rock Fallin In Love :
Kurasakan
ku jatuh cinta sejak pertama berjumpa
Senyumanmu
yang selalu menghiasi hariku
Kau
ciptaanNya yang terindah, yang menghanyutkan hatiku
Semua
telah terjadi, aku tak bisa berhenti memikirkanmu
dan
kuharapkan engkau tahu
Kau
yang kuinginkan meski tak kuungkapkan
Kau
yang kubayangkan yang slalu kuimpikan
Aku
jatuh cinta, tlah jatuh cinta
Cinta
kepadamu, ku jatuh cinta
I'm
falling in love, I'm falling in love with you
Sebenarnya
lirik lagunya nya terinspirasi dari kisah ane sih :D. Mungkin ada yang
berpendapat kalau cerita ini lebay. Tapi menurut ane cinta itu nggak mengenal
kata lebay. Lebay itu milik logika.
Agak
mengherankan memang kenapa baru bertemu sekali aja ane langsung jatuh cinta. Ane
emang orang yang gampang jatuh cinta. Bisa dibilang, mantan calon gebetan ane
sebelum bertemu si ijah jumlahnya sama banyak dengan jumlah circle k di seluruh
Indonesia.
Emang
sih pada masa-masa itu ane mengawali rasa cinta cuma karena penasaran. Setelah
rasa penasaran itu terjawab, rasa hambar jadi menyelinap.
Tapi
sejak kenal Si Ijah ane merasakan sesuatu. Ane gak pernah bisa berhenti
memikirkan dan membayangkan Si Ijah. Dan sepertinya sudah menjadi kebiasaan dan
semakin sulit untuk dihilangkan kebiasaan ini. Memang susah sih menghapus
perasaan, tapi yang lebih susah lagi itu untuk menghapus kebiasaan.
Tapi
selama ane suka sama Si Ijah, ane nggak pernah berani bilang ke dia tentang isi
hati ane. Meskipun mungkin dia telah menangkap sinyal dan gelagat dari ane.
Bisa dilihat dari cara dia membatasi hubungan dan dengan dingin merespon semua
perhatian. Tapi ane tetep enjoy aja. Selain itu menyukainya ada sisi positifnya
juga. Ane yang selama ini keras kepala bisa belajar bersabar. Itulah cara ane
menikmati “perjuangan” ini..
Mungkin
yang ane punya saat ini, bukanlah rasa cinta, tapi rasa sayang. Ya, sayang itu
intinya cuma ingin membuat orang spesial kita selalu ngerasa senang. Beda
dengan cinta, yang kadang-kadang menuntut kita untuk bisa memilikinya
sepenuhnya.
Buat
agan-agan yang punya cerita sama diatas jangan pernah menyerah untuk
mendapatkan cinta sejati kalian, karena cinta sejati hanya datang sekali dalam
hidup meskipun proses perjuangannya membutuhkan waktu yang lama dan menguras
pikiran dan perasaan.
Tapi
ingat matahari itu akan selalu terlihat lebih cerah setelah mendung seharian.
:)
duuuuuuuuuuuuuuh, si ijah!!!!!! cinta oh cinta
BalasHapusKunjungan balik sob :))
BalasHapusmantap berooo artikelnya
BalasHapusItu lagu saya denger sekali langsung suka, enak banget lagunya..
BalasHapusUntung saya sudah punya cinta sejati hehe,
Semangat untuk yang belum mendapatkannya :D
Kunjungan lagi sob :D
BalasHapusAyo saya tunggu postingannya :)