Social Icons

Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan

Itulah Nyepi Gan

Padahal semalam tadi ane uda niat bakalan begadang sampe titik darah penghabisan! Jadi, hari ini pas nyepi bisa tidur pules seharian. Karna cuma makan dan tidur aja kerjaannya di dalam rumah, nyepi kali ini ane berharap bisa nambah berat badan. Iya gak tau kenapa beberapa hari belakangan ini insomnia ane kumat lagi, dan puncaknya pagi ini.. Okee kalo hati ane sih udah terbiasa sepi dan mulai terbiasa untuk survive, tapi kenapa saat nyepi begini masih susah banget meNYEPIkan diri dari bayangan itu hehehe..

Ane yakin bukan hanya ane yang mengalami hal semacam ini tapi ada juga beberapa agan/aganwati yang hari ini mengetweet dan mempost kalimat2 dengan kata sepi lah, nyepilah...dan ini sering sekali terjadi bagi mereka yang baru pertama kali ikut merasakan suasana Nyepi di Bali. Dan supaya kalian gak galau lagi ada baiknya kalian bisa membedakan apa itu nyepi dan sepi.

READ MORE - Itulah Nyepi Gan

Hmmm kayaknya harus koprol nih




Dari kata cape dech yang di populerkan oleh Aming sampai sesuatu banget oleh Syarini, mungkin yang paling ane benci denger kata: terus?gua harus bilang WOW gitu?. Sok imut tapi malah jadi agak norak kampungan (ane juga dari kampung tapi gak kampungan). Yang paling ih wow nya itu paling aktif di ucapin dimana2, dari, anak kecil masih bau kencur sampai yang tua akhir balik. Bahkan di kota Kupang pun kata itu familiar di telingah dengan gaya dan dialeg ucapan "Trus Beta harus bilang awiii ko??"

Coba agan2 dan aganwati pikirkan, seandainya agan mengatakan dan menjelaskan sesuatu, dan orang yang agan ngajak bicara itu hanya menjawab dengan 'o' atau, "TERUS? GUE HARUS KOPROL SAMBIL BILANG WOW GITU?!" seriously, I hate that words. Rasa-rasanya ane ingin nendang pantat mereka ... serius!! sumpah, ane bilang kalian alay semua kalo ngucapin kata itu!.  bosen!!!



Kata-kata itu muncul pertama kali di TV oleh sebuah iklan. Karena pengaruh kuat TV menyebabkan para alay mempopulerkan kata itu. Ane gak tau apa karena gerakan alay itu reflex sama dengan perbuatannya akan keikutsertaannya mengikuti arus yang berjalan saat ini, Ga Latah ga asik. Ane sebenarnya bingung sama mereka yang bilang "terus gua harus bilang WOW gitu ?" sebenernya itu dia udah ngomong WOW.

Tapi apa boleh dikata, inilah salah satu budaya Indonesia yang paling populer yaitu latah bersamaan, latah sejenak atas apa yang mereka lihat dan dengarkan. Satu bikin boyband semua ikutan bikin, satu bilang "WOW" semua bilang "WOW" .

Karena sudah banyak orang  latah maka ane gak mau ikutan, ane juga mau terlalu banyak membahas hal ini, takut latah benaran. Intinya gak perlu latah (meniru2), latah itu gak melulu soal omongan, tapi mencakup segala aspek kehidupan, karena itu kenali faktor2 penyebab latah dan putuskan rantainya.

READ MORE - Hmmm kayaknya harus koprol nih